Film “Komang” Siap Menghiasi Libur Idulfitri

Hiburan107 Dilihat

KENDARI, BENTALA.ID – Film “Komang” yang diadaptasi dari lagu populer “Komang” karya Raim Laode siap menghiasi layar lebar pada libur lebaran nanti. Rumah produksi Star Vision, telah telah menggelar acara pemutaran perdana Film “Komang” di Kota Kendari pada Sabtu 22 Maret lalu di salah satu bioskop di Kendari.

Acara nonton bareng ini dihadiri langsung oleh para pemain serta sutradara film “Komang” seperti Kiesya Alvaro, Aurora Ribero, Meme, hingga sang legenda cinta “Komang” Raim Laode. Komika asal Wakatobi ini juga hadir bersama keluarga besarnya dalam pemutaran film perdana tersebut.

Film “Komang” mengangkat kisah nyata perjalanan cinta Raim Laode dan istrinya, Komang Ade Widiandari dengan mengambil latar pembuatan film di Baubau yang menyajikan keindahan warisan budaya Keraton Buton, pantai dan kampung Bali Karingkaring.

Sutradara film “Komang”, Naya Anindita mengatakan, tantangan terbesar dalam produksi film ini adalah menemukan pemeran yang tepat untuk karakter Raim Laode dan Komang Ade yang berdarah Wakatobi dan Bali. Karena diadaptasi dari kisah nyata, para pemain dituntut bisa membawakan karakter Asli Raim Laode dan Komang.

Pemeran Raim Laode dalam film ini, Kiesha Alvaro, berbagi pengalamannya dalam mendalami karakter tersebut raim. Ia membeberkan bahwa tantangan terbesar adalah dialek, mengingat dirinya berasal dari Palu, Sulawesi Tengah, sehingga harus belajar dialek Buton untuk mendalami perannya. Namun sebagai orang Sulawesi, ia merasa bangga bisa memerankan karakter dari daerah yang masih satu tanah dengan asalnya. Bahkan ia menginginkan saat orang menonton film ini, mereka percaya bahwa ia memang orang Buton.

“Saya banyak berdiskusi dengan Kak Raim Laode dan Kak Ari Kriting, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar untuk memahami cara mereka berbicara,” ujarnya.

Sementara itu, Aurora Ribero yang berperan sebagai Komang Ade Widiandari menyebut, bahwa tantangan utama baginya adalah mempertahankan dialek Bali. Beruntung, dibesarkan di tanah bali membuatnya mudah mendalami karakter sebagai Komang.

“Untungnya aku besar di Bali, jadi tinggal diaktifkan lagi logatnya. Selain itu, ada coach dialek yang membantu memastikan cara bicara tetap sesuai,” jelasnya.

Film komang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 31 Maret 2025 atau bertepatan dengan hari raya idulfitri. Film ini ditargetkan bisa merebut hati 10 juta penonton dan bertahan di bioskop hingga tiga bulan. (*)

Redaksi

Komentar